Spiga

salamsuper

Karena Wanita (Ingin Dimengerti)

Ada Band - Album : Romantic Rhapsody

L’kuk indah hadirkan pesona

Kemuliaan bagi yang memandang
S’tiamu simbol keanggunan
Khas perawan yang kau miliki

Akulah pengagum ragamu
Tak ingin kumenyakitimu
Lindungi dari sengat dunia yang mengancam
Nodai sucinya lahirmu

Reff:
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang

Inginku ajak engkau menari
Mandi hangat cahaya bulan
Sebagai tanda kebahagiaan
Bagi semesta cinta kita

Kembali ke Reff

Bintang terang itulah dirimu
Janganlah redup dan mati
Aku dibelakangmu memeluk
Dan menjagamu

Lagu tersebut mengalun dengan merdunya, pada winamp di notebook kesayanganku.
Walaupun sudah terbilang cukup lama lagu ini diliris, tapi aku masih sangat suka memutar lagu ini. Bukan apa-apa karena betapa Alloh SWT menciptakan wanita ini dengan segala keunikan tersendiri. Ia dibentuk dengan perasaan yang dominan dibanding logika, lain halnya dengan pria yang didesain dengan kebalikannya dari itu.

Ada kutipan cerita yang sedikit lucu, tapi bisa dijadikan pelajaran bagi kita.
Suatu ketika sepasang pengantin baru berjalan-jalan menikmati indahnya perkampungan yang masih belum tersentuh bising dan aroma kota. Ketika mereka bercanda, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan “Kuek.kuek..kuek”, “Dengar sayang, ada ayam” kata istrinya “bukan..bukan, itu suara bebek” kata suaminya“nggak, itu suara ayam” istrinya bersikeras. “istriku..itu suara bebek, suara ayam itu bunyinya kukururyuuuuk, kalau bebek itu ya kuek..kuek..kuek, nah itu bebek sayang, bukan ayam kata suaminya mencoba menjelaskan. “Nggak, aku yakin itu suara ayam” kata istrinya “Sayang, itu bebek, kamu ini..kamuuuuuuuu” suaminya agak kesal, seketika itu basahlah pipi istrinya, dia menangis sambil tersendu tapi tetap berkata. “Aku yakin itu ayam, bukan bebek” masih kata istrinya. Kemudian sang suami sadar tak mau ribut lagi dan berkata. “Ya kamu benar sayang, itu suara ayam” kata suaminya bersamaan dengan suara dari kejauhan ..kuek..kuek..kuek..

Terkadang diperlukan kesabaran yang ekstra untuk seorang suami, memang perlu bersikap demikian. Adakalanya pada kasus yang dianggap kecil dan sepele tak perlu terlalu diributkan. Yang terpenting adalah membangun keharmonisan rumah tangga. Pertikaian dan hancurnya rumah tangga seringkali terjadi karena kita meributkan hal-hal sepele. Dalam hal ini, untuk mencegahnya kita perlu berusaha memahami isi hati seorang wanita yang kita cintai itu

Disini jelas kenapa Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasanya . Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.

Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup bagi laki-laki untuk menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.

Namun mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya. Wanita dipuja bagai Dewa, disanjung bagai Dewi Sinta, yang banyak menyerbabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya..

Namun ada juga yang mengaggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya. Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna.

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakkan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan rupiah, ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya seolah seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna? Dipajang sana-sini, kemudian orang-orang tidak bertanggung jawab dapat bebas menyentuhnya?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya beringgas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan ibu medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya, untuk dicintainnya.

Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya. Wanita adalah patner laki-laki dalam mengisi hari-hari. Islam telah menempatkannya pada posisi yang sangat terhormat, karena setiap jiwa lahir dari rahimnya.

Memang adalah suatu hal yang sulit mendidik wanita yang berakidah bener, ibadah seueur, akhlak bageur, berbadan seger, jago komputer, dan otaknyapun pinter. Namun bukan berarti dunia tidak bisa melahirkan wonder women. Sejarah mencatat dengan tinta emas prestasi kepahlawanan para wanita. Dimulai dari Ummul MuĂ‚’minin, Aisyah, Fatimah Az-Zahra, Cut Nyak Dien, Kartini, dan pada zaman modern ini pejuang wanita terus saja bermunculan seperti perjuangan Zainab Al-Ghazali, seorang wanita Ikhwanul Muslimin yang tidak saja kuat fisiknya tetapi juga imannya menghadapi kekejaman pemerintah tirani di Mesir waktu itu.

Wonder women yang sholehah bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisab madunya. Lemah lembutlah memperlakukkanya, karena kata Rasul yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalehah.”

Wanita Sholehah adalah sebaik baiknya keindahan
menatapnya menyejukan Qolbu, mendengarkan suaranya menghanyutkan batin.
Wanita Sholehah adalah bidadari surga yang hadir di dunia
Wanita Sholehah adalah ibu dari anak-anak yang mulia
Wanita Sholehah adalah cahaya dunia dan akhirat.



Read More..

Asep, Komitmen Berbagi Bisnis



Usianya baru 29 tahun, tetapi Asep Sulaiman Sabanda, pemuda asal Desa Cidahu, Subang, Jawa Barat, telah mengimplementasikan filosofi tertinggi dalam dunia bisnis. Baginya, bisnis akan berkembang jika usaha itu dibangun dengan mengedepankan manfaat bagi sesama dan tidak terjebak dalam kapitalisme absolut.

Lelaki yang tak lulus kuliah ini tidak lagi memandang bisnis sebagai tujuan mencari keuntungan semata, tetapi lebih sebagai sebuah wadah pemberdayaan ekonomi. Apa yang dilakukannya tidak terlahir begitu saja, melainkan muncul dari pengalaman. Bisnis yang terlalu mengagungkan keuntungan tidak akan langgeng. Namun, ketika konsep itu diubah, yakni tak
lagi menempatkan keuntungan sebagai tujuan utama dari bisnis, usahanya justru meroket dalam waktu cepat.


Bermula dari seseorang yang tidak memiliki apa-apa, hanya dalam waktu lima tahun, kini Asep mengelola grup usaha PT Santika Duta Nusantara dengan omzet mencapai ratusan miliar rupiah setahun. Total asetnya senilai Rp 60 miliar. Usahanya beragam, mulai dari agrobisnis (peternakan dan pertanian), kontraktor, perdagangan, dan jasa. Lokasi usahanya tersebar dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Bahkan, Asep juga telah mengepakkan sayap usahanya sampai Brunei Darussalam, plus usaha waralaba ayam goreng siap saji.

"Dalam kemitraan mengandung konsep berbagi dan berkembang bersama," kata pria lulusan Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur, ini. Atas sepak terjangnya inilah, pada 30 November 2006, dia dinobatkan sebagai Young Entrepreneur of The Year 2006 oleh lembaga keuangan internasional terkemuka, Ernst & Young.

Titik balik

Drop out dari kuliah, Asep pun mulai berbisnis pada tahun 1998, saat krisis ekonomi melanda Indonesia. Mengikuti jejak ayahnya, Shobur Tadjudin, dia mencoba menjadi peternak plasma ayam pedaging di desa kelahirannya, Cidahu, Garut. Dia memulai dengan sekitar 10.000 bibit ayam. Satu setengah bulan kemudian ayamnya telah siap jual. Hasilnya, Asep untung Rp 10 juta.

Tergiur, Asep pun lalu meningkatkan jumlah produksi menjadi 60.000 ekor. Alih-alih meraup untung, Asep malah rugi Rp 80 juta. Ditekan untuk membayar utang plus rasa penasaran, usahanya dinaikkan, jumlah produksinya menjadi 80.000 ekor. Hasilnya, dia kembali rugi Rp 90 juta. "Jadilah saya seorang pemuda yang berutang Rp 170 juta hanya dalam tempo enam bulan," kenangnya.

Kehidupannya pun menjadi gelap. Tak tahan ditagih debt collector, Asep pun kerap meninggalkan rumah. Beruntung ayahnya seorang yang bijak. Sang Ayah menyelamatkan Asep bukan dengan cara membayar utangnya, tetapi membukakan mata dan pikirannya.

Bersama ayahnya yang rela menjadi penjamin utangnya, Asep pun merestrukturisasi utang-utangnya. Inilah poin titik balik pertama dia dalam memandang bisnis. "Kesuksesan merupakan sinergi dari keinginan, kemampuan, mental, dan kesempatan. Saya mungkin telah memiliki keinginan, kemampuan, dan kesempatan. Tapi, mental, saya belum punya," katanya.

Sukses, Asep pun menuju Mekkah menunaikan ibadah haji. Kepergiannya ke Tanah Suci inilah yang kelak akan menjadi poin titik balik keduanya dalam menggeluti bisnis. Sepulang dari Mekkah, Asep menyadari bahwa bisnis tidak seharusnya mementingkan keuntungan semata, tetapi juga bagaimana mengelola bisnis agar tidak rugi.

Kemitraan

Akhirnya, pada tahun 2001, Asep pun mengembangkan pola kemitraan dalam bisnisnya. Langkah pertamanya adalah mengajak masyarakat beternak ayam menjadi plasmanya. Dia memberikan modal berupa bibit ayam, pakan, dan obat kepada mereka yang berminat. Para plasma hanya diminta untuk menyediakan tempat, kandang ayam, dan tenaga kerja. Ketika ayam sudah besar, sebagai inti, Asep membelinya.

Awalnya, Asep menggandeng 20 orang plasma dengan total produksi 40.000 ekor. Asep juga masih memelihara ayam sendiri sebanyak 60.000 ekor. Agar tak gagal, Asep terjun langsung membina para plasmanya.

"Kemitraan akan menjadi pola usaha yang sangat ideal jika dibungkus dengan sistem yang bagus dan loyalitas," katanya.

Tahun 2002, produksi plasmanya naik menjadi 150.000 ekor per siklus (1,5 bulan). Lalu berkembang lagi menjadi 800.000 ekor. Dengan pola itu Asep pun semakin percaya diri untuk melakukan ekspansi. Pada 2003, Asep mengajukan pinjaman Rp 350 juta ke sebuah bank pemerintah, tetapi ditolak.

Asep pun mencoba lagi ke bank pemerintah lainnya, yakni BNI. Di BNI, Asep dinilai sebagai debitor yang baik dan memiliki prospek usaha. Untuk itu, BNI mengucurkan kredit Rp 1 miliar.

"BNI tak hanya memberikan kredit, tetapi juga konsultasi manajemen," ujarnya.

Dengan dukungan finansial dari BNI, bisnis ayam pedaging Asep makin maju. Tahun 2004, kapasitas produksinya mencapai 2,1 juta ekor per siklus, dengan jumlah plasma membengkak menjadi 600 orang. Pemuda desa yang berpikiran global ini terus mencari celah. Kini dia tengah merintis usaha kemitraan ayam pedaging di Brunei Darussalam. Negara tetangga ini juga menjadi sasaran ekspor pakan ternaknya.

Tak cukup pada bidang usaha peternakan, suami Vina Nuryanti ini pun merambah usaha pertanian. Kini ayah tiga anak ini tengah mengembangkan pola kemitraan inti-plasma untuk komoditas jagung di Blitar, Ponorogo, dan Kediri, Jawa Timur. Dia juga mengembangkan pola kemitraan untuk tanaman jati seluas 40 hektar di Subang.

Asep masih memiliki segudang rencana terkait kemitraan yang akan dilakukannya tahun 2007. Salah satunya adalah mengembangkan program kemitraan petani asuh karyawan.

"Untuk mewujudkan ini, saya mewajibkan karyawan menginvestasikan bonusnya setiap tahun dengan membeli sapi. Targetnya, dalam waktu lima tahun, karyawan bisa memiliki 20 ekor sapi. Karyawan juga diminta mencari warga miskin untuk mengasuh sapi-sapi tersebut. Sebanyak 20 ekor sapi bisa diurus oleh 8-10 orang. Ini juga merupakan salah satu upaya untuk
memberdayakan masyarakat miskin," tuturnya.

Sumber: Kompas 8 januari 2007
Oleh: M Fajar Marta

------------------------
Subhanalloh, andai saja di Indonesia banyak tumbuh lagi Asep Asep yang lain. Yang pantang menyerah, mau belajar dari kegagalan, mau berbagi sukses dengan sesama. Insya Alloh penyakit akut negara kita, yang bernama kemiskinan itu, akan segera hengkang dari tanah air tercinta ini.

Read More..

Tips :Berbicara Kepada Anak-anak

Anda mungkin tahu rasanya, bagaimana berkomunikasi dengan anak-anak. Terlebih lagi, anak-anak sendiri.

Berbicara kepada anak-anak, sebetulnya menyenangkan walau kadang-kadang mengesalkan. Untuk itu, diperlukan kehati-hatian, mengingat pekanya perasaan mereka, mengingat masih sedikit dan sempitnya wawasan mereka, dan masih polosnya cara berpikir mereka.

Di sela semua "kelemahan" itu, ada satu kekuatan terbesar yang dimiliki hanya di saat tertentu dalam hidup setiap manusia. Kekuatan yang dimiliki hanya di saat manusia masih menjadi anak-anak, yaitu daya ingat dan daya cerna yang luar biasa pesat dan hebatnya. Berhati-hatilah.

Berhati-hatilah jika Anda bermasalah di kantor. Jangan sampai kekesalan Anda tertumpah pada diri dan perasaan mereka. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua.

Berhati-hatilah jika Anda bermasalah dengan pasangan atau keluarga Anda. Jangan sampai kemarahan Anda terlampiaskan pada perasaan dan jiwa yang masih benar-benar apa adanya. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua.

Berhati-hatilah jika jalan hidup Anda tidak sesempurna yang Anda minta. Jangan sampai kekecewaan Anda menerpa pada hati dan pikiran suci mereka. Sebab Anda akan menciptakan anak-anak yang penuh cacat dan cela di dalam jiwanya. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua.

Berikut ini adalah tips dari seorang konsultan komunikasi yang mendalami persoalan komunikasi antar pribadi, termasuk berkomunikasi dengan anak-anak.

TERSENYUMLAH DENGAN TULUS PADA MEREKA
Smile! And mean it! Lebih dari 50% komunikasi Anda, dilakukan dengan bahasa tubuh termasuk ekspresi wajah. Saat berbicara kepada anak-anak, persentase itu akan bertambah. Sebab bahasa tubuhlah yang lebih mereka pahami, ketimbang bahasa intelektual Anda sebagai orang dewasa.

JANGANLAH MERENDAHKAN MEREKA
Janganlah berbicara dengan merendahkan mereka. Adalah baik untuk mengetahui terlebih dahulu, seberapa jauh pemahaman mereka tentang suatu topik.Snorklinglah sebelum diving.

GUNAKANLAH ALAT PERAGA
Gunakan sesuatu yang anak-anak dapat melihat, mendengar dan menyentuhnya. Gunakanlah alat peraga secukupnya. Tidak perlu kebanyakan dan bertaburan. Anda tahu bagaimana anak-anak. Dengan alat peraga, mereka akan lebih mudah mengingat berbagai hal.

SEDERHANAKANLAH BICARA ANDA
Anak-anak akan cepat lelah dengan deskripsi yang terlalu detil, dan dengan teori serta konsep. Gunakanlah cerita, untuk mendemostrasikan informasi yang akan Anda sampaikan. Buatlah proses itu menjadi fun.

BERTANYALAH PADA MEREKA
Pertanyaan akan membuat anak-anak berpikir dan terlibat. Menjawab pertanyaan bertanya, mengutarakan pendapat, dan melakukan evaluasi, adalah lebih menyenangkan bagi mereka dalam memahami berbagai fakta.

ANTUSIASLAH DI HADAPAN MEREKA
Jadilah antusias dan enerjik. Ini akan membuat Anda dan mereka tetap terjaga dan tertarik pada topik.

PAKAILAH KACAMATA MEREKA
Anak-anak melihat berbagai hal dengan cara pandang yang berbeda. Mereka melihatnya dengan kacamata mereka, bukan kacamata Anda. Concern, prioritas dan sistem nilai mereka, juga berbeda. Temukanlah apa yang penting bagi mereka, sebelum berbicara. Doronglah mereka untuk meminta penjelasan, jika mereka tidak memahami apa yang Anda katakan.

MEREKA TIDAK PEDULI ANDA SEBAGAI PEMBICARA
Mereka, tidak peduli apakah Anda seorang pembicara yang hebat atau tidak. Apa yang mereka inginkan, hanyalah kejujuran, antusiasme, dan respek. Jika Anda melakukan kesalahan berbicara atau lupa akan sesuatu, tak perlu khawatir. Anak-anak itu menyenangkan, sebab mereka tak akan menghakimi Anda. Teruskan saja bicara Anda.

JUJURLAH PADA MEREKA
Jika Anda tidak tahu jawaban dari pertanyaan mereka, jujur saja. Tak usah Anda karang-karang jawabannya. Anak-anak, biasanya mengetahui jika Anda ngibul. Bilang saja nanti akan Anda cari jawabannya. Dan ingatlah, mereka akan menagihnya.

LIBATKANLAH MEREKA
Libatkanlah mereka. Jika ada bagian dari bicara Anda di mana mereka bisa tampil ke depan, melakukan penghitungan, atau membicarakan sesuatu, berikan kesempatan itu pada mereka.

JIKA MEREKA HARUS DUDUK DAN DIAM: TEKNIK ABC
Ada saat atau sesi tertentu di mana anak-anak memang diharapkan hanya duduk dan mendengarkan. Untuk sesi seperti ini, Anda hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian.

A: Attention Span

Attention span atau rentang perhatian, adalah faktor yang membedakan kemampuan mendengar, antara anak-anak dan orang dewasa. Setelah dewasa, Anda telah bisa mengembangkan kemampuan untuk lebih fokus dan lebih lama bertahan mendengarkan sesuatu. Anak-anak belum bisa sejauh itu.

Perhatikanlah acara bagus untuk anak-anak di televisi. Semuanyadipecah-pecah ke dalam berbagai segmen yang pendek-pendek. Dibuat seperti itu, agar anak-anak tetap duduk dan mendengarkan.

Jika anak-anak terlibat dalam suatu aktivitas yang tidak dipilihnya sendiri, mereka akan lebih enggan mendengarkan. Prediksilah secara realistis, berapa lama mereka akan tetap fokus.

B: Break it Up

Jika Anda berbicara pada sekelompok anak-anak, pecahlah mereka menjadi kelompok-kelompok kecil. Jika bicara Anda akan panjang atau menyangkut beberapa isu sekaligus, pecahlah bahan bicara Anda menjadi potongan-potongan yang sederhana dan mudah dicerna.

C: Children are Still Children

Seberapa pun besarnya energi dan antusiasme Anda, mereka tak akan pernah melihatnya dari perspektif Anda. Selogis apapun pernyataan Anda, mereka tak akan pernah melihatnya seperti Anda melihatnya. Cobalah untuk memasuki sudut pandang mereka, kemudian bertanyalan WIIFM (What's In It For Me?). Sebab, mereka juga punya yang namanya minat dan ketertarikan pada sesuatu.

KESIMPULAN

Sebagian besar dari kita, adalah orang-orang dewasa yang tak sempurna, manusia-manusia yang penuh dengan cacat dan cela. Sebagian besarnya, disebabkan oleh kata dan bicara para orang tua kita. Kita masih bisa merasakan bekas dan carut-marutnya. Itulah luka lama kita, yang kecil kemungkinan bisa hilang selamanya.

Kita tidak akan menyalahkan para orang tua. Sebab mereka hanya berjalan sesuai dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan, sejalan dengan impian dan harapan, seiring dengan wawasan dan kemampuan. Begitulah yang telah terjadi, dan kita sudah tidak bisa apa-apa lagi, kecuali membangun masa depan.

Apa yang terpenting, adalah menciptakan masa depan yang lebih baik dan makin baik. Masa depan dari anak-anak kita.

Kita tak ingin mereka sama tak sempurnanya dengan kita. Kita ingin mereka lebih baik dari kita. Kita tak ingin semua cacat dan cela menggores lagi, seperti yang terjadi pada diri kita sendiri. Kita tak ingin semua itu datang dan datang lagi. Oleh sebab itu, janganlah kita ulangi kembali. Anak-anak tetaplah anak-anak. Orang dewasa mestinya makin dewasa.

Sumber:
Dari materi oleh: Renate Zorn
Konsultan Komunikasi, penulis "Good Conversation is for Everyone: Ten Steps
to Better Conversations"

Read More..

Cerita Mudik II:Muzahid Dakwah

Sabtu, 30 Desember 2006, sehabis sholat maghrib dan membaca qur'an sebentar, aku beristirahat sambil membaca-baca buku kesukaanku. Cukup melelahkan juga perjalanan yang aku tempuh tadi siang dari Jakarta. Di luar sudah rame gema takbir yang dikumandangkan dari masjid dan mushola di kampungku.

Tiba-tiba Bapak datang menghampiriku, sambil membawa secarik kertas. Ha, tadi Bapa ketitipan pesan dari ustadz Agus. Dia minta tolong supaya kamu jadi Khotib Iedul Adha besok, menggantikan dia yang sedang kurang enak badan. Kalau kamu kesulitan mencari bahan, ini dia kasih beberapa rujukan dan dan referensi untuk materi khutbah. Kata Bapa sambil menyodorkan secarik kertas kepadaku. Aku kaget sekali,hah...,apa tidak ada yang lain pa?, kan saya tidak ada persiapan sama sekali. Lagian khutbah Ied Fitri kemarin kan saya, masa sekarang saya lagi, apa nanti warga tidak bosan, kataku. Insya Alloh tidak, dicoba saja yah.., sepertinya ustadz Agus sangat percaya sama kamu, kata Ayah. Iya.., anggap saja ini sebagai ladang amal bagi kamu dan untuk ibu, ujar Ibu menimpali. Mendengar itu, aku tidak bisa apa-apa lagi, walaupun dengan berat hati, kertas itu aku terima. Selanjutnya aku mulai mencoba menyusun konsep untuk khutbah besok.

Perlu diketahu, bahwa di kampungku, semenjak sebagian besar tokoh sepuh meninggal dunia, kendali dakwah dan syiar dipegang dan dipercayakan kepada ustadz Agus sendirian. Termasuk mengurus sebuah pesantren dan TK Islam. Ustadz Agus Masih muda, kira-kira usianya sekitar 35 tahunan. Memang tidak sedikit warga dikampungku, yang pemahaman agamanya diatas rata-rata. Mereka kebanyakan usianya masih muda. Tetapi sebagian besar dari mereka merantau ke kota. Sementara yang tersisa sepertinya enggan untuk turut berkecimpung dalam dunia ini.

Untuk itu ustadz Agus meminta kesediaan kakaku, yang ketika di pesantrennya dulu adalah adik kelas ustadz agus. Walaupun kakaku juga sering merantau ke luar kota, tetapi ketika di kampung selalu menyisihkan waktu untuk membantu kegiatan dakwah ustadz Agus. Ketika itu aku masih kuliah, terkadang akupun sering dimintanya untuk mengisi pengajian muda-mudi. Semampu yang aku bisa, akupun membantunya.

Tetapi semenjak kakakku dipanggil yang maha kuasa, sekitar 4 tahun yang lalu. Praktis ustadz Agus kembali sendirian, beliau hanya dibantu oleh istri dan beberapa orang santri kepercayaannya.

Untuk itu, mulai dua tahun kemarin, ustadz Agus memintaku untuk bisa terjun lebih banyak lagi. Beliaupun mengerti aku jarang pulang kampung. Paling hanya 1-2 bulan sekali saja, itupun tidak pasti, dan tidak lama. Hanya 1-2 hari saja di rumah, setelah itu langsung kembali. Akupun
menyadari, ilmu agamaku, belum seberapanya dibanding ustadz Agus dan Almarhum kakakku. Dan masih banyak juga teman-teman seangkatan atau kakak-kakak kelasku yang pemahaman Agamanya lebih bagus dariku. Tetapi entah mereka terlalu sibuk atau punya metoda sendiri, mereka tidak mau bergabung dalam dakwah yang dirintis Ustadz Agus. Dengan pertimbangan ini, aku menyatakan kesediaanku untuk bisa membantu ustadz Agus semampuku.

Dalam hal ini ustadz Agus hanya memintaku untuk mengisi khutbah jum'ah, pengajian ibu-ibu,pengajian pemuda dan khutbah ied hanya ketika aku pulang kampung saja. Beliaupun maklum, karenanya tidak membebaniku dengan jadwal tetap. Untuk khutbah dua Ied(Iedul Fitri dan Iedul Adha) mulai tahun kemarin ada perjanjian tidak tertulis, ustadz agus dan aku akan bergantian mengisinya. Tetapi entah kenapa,sudah tiga ied berturut-turut, dengan berbagai alasan, beliau selalu menyerahkannya kepadaku. Aku sebenarnya masih belum PD kalau disuruh khutbah semacam Ied seperti ini. Dikarenakan sebagian warga pulang dari perantauan, dengan kata lain, aku akan berdakwah didepan orang-orang yang ilmu agamanya jauh diatas aku. Apalagi bacaan dan hapalan qur'anku masih banyak yang harus diperbaiki. Belum lagi sikap dan amalanku yang lainnya masih banyak perlu perbaikan. Tetapi yang membuatku tetap maju adalah dorongan dari ustadz Agus sendiri, yang selalu mengingatkanku. Kalaulah semua orang berpikiran seperti kamu tadi, tidak akan pernah ada generasi dakwah, katanya. Semua orang pasti mengalami kesalahan, setiap orang pasti mempunyai kekurangan. Tetapi orang yang paling baik adalah orang yang bisa belajar dari kesalahan, dan terus belajar untuk memperbaiki kekurangan.

Mendengar ucapan ini, aku sempat termenung. Aku baru diminta bantuan seperti ini saja sudah ogah-ogahan. Ustadz Agus yang tiap hari melayani masyarakat, Subuh mengajar santri, pagi mengajar anak-anak di TK Al-qur'an, siang mengajar di madrasah diniyyah, sore memberikan pengajian ibu-ibu,malamnya mengajar para santri. Kesemua ini dilakukan tanpa pernah mengeluh. Sampai-sampai waktu untuk anak dan istrinya banyak habis tersita dakwah.

Inilah yang membuat aku lebih termotivasi. Mudah-mudahan Alloh SWT selalu memuliakan dan memberikan keistiqomahan dalam berdakwah, kepada ustadz Agus dan keluarga. Ammien...


Read More..

Cerita Mudik I:Duhai Ibu

Mudik kemarin, walaupun tidak lama, banyak kejadian menarik yang bisa kujadikan pelajaran. Diantaranya adalah kisah sukses dari seorang tetangga di kampungku. Haji Didin begitu pria ini akrab di sapa di kampungku. Akhir-akhir ini pria ini menjadi sangat populer dan jadi bahan pembicaraan warga di kampungku. Hal ini dikarenakan bisnis yang dia gelutinya sangat berhasil untuk ukuran daerahku. Betapa tidak, Haji Didin yang tadinya tak lebih hanya seorang buruh serabutan. Dikatakan buruh serabutan dikarenakan dia tidak punya pekerjaan tetap, dia hanya mengandalkan warga sekitar yang menyuruhnya. Terkadang disuruh angkat-angkat barang,kadang ikut jadi kuli bangunan,terkadang juga jadi buruh cangkul di sawah. Tetapi kini haji Didin telah berubah 180 derajat, beliau sudah menjadi juragan boneka dan tas di kampungku, dimana para pekerjanya adalah sebagian besar warga di kampungku yang sebelumnya tidak punya pekerjaan tetap. Bahkan mayoritas ibu-ibu rumah tangga dan dan kaum muda yang tidak merantau ke kota. Hal ini dikarenakan pekerjaan ini bisa dikerjakan siapa saja di rumah masing-masing. Dari mulai mesin jahit,bahan dan polanya sudah diberikan dari sang bandar. Ibu-ibu rumah tanggga pun bisa melakukannya di waktu senggang,bahkan anak-anak usia sekolahpun masih bisa mengerjakannnya usai kegiatan sekaolah. Lumayan bagi warga kampung, upahnya bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan uang sekolah anak-anak.

Kesuksesan haji Didin, tak lepas dari hasil kerja keras dan keuletannya. Setelah bosan jadi kerja serabutan, dia pun jadi buruh jahit untuk kerajinan boneka kain dan tas. Dia mengambil bahan dari seorang bandar di kampung sebelah. Didin mudapun terus bekerja dengan ulet dan selalu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk di tabung. Karena keuletan,kecakapan dan kejujurannya dalam bekerja, Didin muda pun diberikan kepercayaan lebih oleh sang boss. Secara tidak langsung dia pun bisa tahu lebih banyak tentang seluk-beluk bisnis ini. Dia menjadikan boss dan orang-orang disekelilingnya sebagai guru.

Dan hasilnya bisa dirasakan sekarang. Dalam waktu yang relatip singkat, dia sendiri sekarang sudah melampaui kesuksesan sang guru. Kini dia sudah menjadi jalan rizki bagi banyak orang, bisa berbuat lebih banyak lagi untuk menolong sesama. Dan dia pun sudah bisa dua kali menunaikan ibadah haji, termasuk menghajikan ibunda tercinta.

Yang menarik dari kesemua ini adalah dia sangat berbeda dengan kebanyakan orang. Dia sangat memuliakan ibunya, dia sangat ingin membahagiakan ibunya. Diapun bekerja sekuat tenaga demi membahagiakan sang ibu. Pernah suatu ketika di tanya, apa sih rahasia kesuksesan dari pak haji? "Rahasia keberhasilan saya adalah Jujur, Ulet disiplin dan punya impian. Tapi tahukah anda kesemua itu tak akan ada apa-apanya tanpa pertolongan Alloh SWT. Dan saya yakin hal terbesar kenapa Alloh SWT terus-terusan menolong saya?, syariatnya adalah do'a tulus dari Ibunda saya, beliau selalu mensupport saya dimasa-masa saya sulit".

Maka dari itu Haji Didin sangat sayang dan memuliakan ibunya, setiap hendak beraktifitas diapun selalu memohon do'a restu terlebih dahulu dari sang ibu. Malahan pernah suatu ketika Pak Haji ini akan bepergian dalam urusan bisnis, seperti biasa dia pergi ke rumah ibunya untuk mohon do'a restu. Kebetulan sang ibu sedang bepergian, maka Pak Haji ini dengan sabar menungggunya sampai ibunya kembali, dia tidak mau beranjak sebelum bertemu dengan sang Ibu.

Sangatlah pantas Rosulalloh menegaskan dalam sabdanya "Ridhonya Alloh tergantung Ridhonya Ibu Bapak,dan murkanya Alloh tergantung murkanya Ibu Bapak" malahan dalam hadits lain disebutkan "Dua hal yang siksaannya akan Alloh segerakan ketika masih di dunia, yaitu zina dan menyaikiti kedua orang tua."

Mungkin bagi sebagian pembaca, kisah ini sangat sederhana. Masih kalah heroik dari kisah-kisah legenda atau testimoni yang lainnya. Tetapi bagi saya, karena ini terjadi dilingkungan saya, menjadi teramat istimewa. Subhanalloh, mendengar kisah ini, saya sangat malu dengan diri saya sendiri. Terus terang sampai saat ini saya belum bisa membahagiakan kedua orang tua saya, bahkan terkadang berbicarapun suka bernada tinggi, yang mungkin bisa menyinggung orang tua saya. Tetapi Ibu saya selalu tersenyum, dan selalu meberikan nasihat-nasihatnya dengan penuh sayang. Kalau saya sedang kelihatan suntuk, beliau selalu tanya "ada masalah apa...?, coba ceritakan mungkin ibu bisa bantu...?". Kasih sayang mereka sangat tulus, dan akan sangat bahagia kalau melihat anaknya bahagia. Walaupun sejak keluar SD sampai SMA saya berjauhan dengan ibu,karena saya harus tinggal di Asrama yang lumayan jauh dari rumah, paling saya baru bisa pulang sebulan sekali atau terkadang lebih. Selepas SMA sayapun harus melanjutkan kuliah di luar kota. Tapi kesemua ini tidak menghalangi kedekatan saya dengan ibu.

Ingin rasanya berbuat lebih untuk membuat orang tua bahagia, terutama ibu. Ingin juga menghajikan keduanya,yang merupakan keinginan beliau sejak lama. Tetapi apa daya hanya baru sekedar cita-cita. Saya hanya baru bisa berusaha mengoptimalkan potensi saya, untuk membuat mereka selalu tersenyum. Duhai Ibu... terimakasih dan Maapkan aku, aku belum bisa membahagiakan Ibu, do'akan aku agar bisa memuliakan Ibu.

Salam sayang dan hormat dari ananda tercinta.

Read More..

Brotherhood or Sisterhood...? :)

Brotherhood ya kata-kata itu yang akrab di telingaku semenjak aku ikut millis suatu komunitas automotif. Aku ikut millis ini disamping untuk menambah teman dan sahabat, juga untuk sharing dan konsultasi masalah kuda besiku, maklum aku belum tergolong lama punya tunggangan jepang ini. So masih banyak yang belum aku tahu tentang hal yang berurusan dengan perawatan apalagi meningkatkan performa mesin. Alhamdulillah di millis ini aku banyak tambahan ilmu dan wawasan dalam urusan yang satu ini dan tentunya teman dan kenalan baru.

Disamping sharing pengalaman dalam urusan automotif millis ini juga sering melakukan KOPDAR (Kopi Darat) hal ini dimaksudkan untuk lebih mempererat rasa ikatan persaudaraan, dan memang aku rasakan sendiri rasa persaudaraan diantara mereka sangat kental sekali, walaupun sebelumnya tidak saling kenal.

Sangatlah pantas selogan yang sering mereka dengung-dengungkan yaitu Keep Up The Brotherhood, sehingga diantara mereka saling sapa dengan diawali kata Bro sebagai singkatan dari kata Brother atau yang dalam bahasa kita bisa diartikan sahabat atau saudara. Entah kenapa mereka menggunakan kata ini, jarang menggunakan kata Sis atau Sister, karena mungkin komunitas ini didominasi oleh kaum adam, walaupun ada juga diantara mereka kaum hawa, tetapi jumlahnya relatif sedikit dan masih bisa dihitung dengan jari.Mungkin karena hal inilah kata Brother lebih populer dari kata Sister.

Ada sebuah artikel yang dikutif dari postingan seorang teman yang mengutif dari sebuah majalah. Sedikit lucu tapi juga asyik dan menggelitik. Entah benar atau tidak, mau percaya atau tidak terserah anda.

Isinya sebagai berikut :

Suatu malam, seorang wanita tidak pulang ke rumahnya. Keesokan harinya,
dia memberitahu suaminya, kalau dia menginap di rumah teman wanitanya.

Suaminya menelepon 10 orang teman istrinya yang paling akrab, dan
hasilnya tidak ada seorangpun yang mengetahui akan hal ini.

Sebaliknya, suatu malam seorang pria tidak pulang ke rumahnya. Keesokan
harinya, dia memberitahu istrinya, kalau dia menginap di rumah teman
prianya.
Istrinya menelepon 10 orang teman suaminya yang paling akrab, dan
hasilnya : 8 orang diantaranya memastikan kalau suaminya menginap di
rumah mereka, dan......... ........ 2 orang lainnya bahkan mengatakan
bahwa suaminya MASIH berada di rumah mereka!

Terasa menarik, seorang suami yang membaca artikel ini segera memanggil
istrinya untuk membaca artikel ini, tidak disangka istrinya malah ingin
mencoba apakah memang benar seperti yang ditulis di artikel ini.

Suaminya menasehatinya supaya JANGAN MENCOBA, tapi tidak berguna.

Istrinya mengangkat telepon dan menghubungi satu persatu teman akrab
suaminya, menanyakan apakah suaminya bersama mereka. Dan hasilnya tentu
saja.....
Apa yang ditulis dalam artikel ternyata berlaku di seluruh pelosok
dunia!

Yang parahnya, ada salah satu teman suaminya malah mengatakan suaminya
mabuk dan sampai sekarang masih tidur di dalam rumahnya. Dan malah
bertanya kepada istrinya apakah perlu membangunkan suaminya untuk
mendengar telepon?
Istrinya kaget dan tidak mau membuat malu teman suaminya dan berkata
sudahlah gak apa apa.

Begitu istrinya menutup telepon, handphone suaminya langsung berdering.
Begitu suaminya menjawab telepon, teman suaminya berkata : Dimana kamu?
Cepat pulang ke rumah! Istrimu mencari cari kamu dari tadi, saya bilang
kamu mabuk di rumah saya. Oh ya! jangan lupa minum sedikit bir sebelum
pulang!

Kesimpulan:

1. 10 out of 10 laki-laki mempunyai Instink dan Persaudaraan
(brotherhood) yang lebih Tajam dan Kuat dibandingkan dgn wanita karena
mereka langsung menjawab dgn memberikan Alibi untuk mendukung temannya
dari kemungkinan- kemungkinan yang tidak mengenakkan.

2. 1 out of 10 Laki-laki dengan berani dan spontan "Pasang Badan" beyond
"Call of Duty" dgn menjawab sedang tidur di rumahnya , dan langsung
mengabari temannya per Telp.

So guys, keep up the brotherhood....!!!

Read More..

Touring ke Nikahan Gibril

Tiga hari sebelumnya sudah janjian sama Tito MIB 97, untuk touring bareng ke Bandung. Tapi masalahnya sabtu paginya dia mau service rutin dulu. Aku saranin, kalau service dulu, menurut pengalamanku kemungkinan bakal telat datang ke resepsi Gibril-nya yang di undangannya sampai pukul 14.00, apalagi informasi terakhir dari service langganan dia, service buka jam 08.30, itu juga tergantung mekaniknya, kalau mekaniknya datang agak siang yah.. bukanya agak siang juga. Sempat tarik ulur Tito ini mau service apa mau ganti oli dulu saja, service-nya nanti sabtu depan. Tapi akhirnya katanya dia sudah janjian sama mekaniknya, service jam 08.00 pagi, jadi kalau prediksi service 1 jam, kalau tepat mulai jam 08.00 pagi berarti selesai jam 09.00 pagi, masih bisa kekejar kalau asumsi perjalanan ke bandung 4 jam (midle touring plus macet dikit), kira-kira sampai di tempat tujuan kurang lebih jam 13-an. Dengan asumsiseperti itu ok lah aku setuju dia serive dulu di service langganan-nya HTML LA. Tapi di make sure mulai service jam 8 pagi.
Kalau motorku jangan ditanya, kalau aku ada rencana mau touring luar kota, seminggu sebelumnya pasti service dulu, jadi pas hari H, sudah ready gak repot lagi.

Sabtu, 16 Desember 2006
07.30: Setelah persiapan perlengkapan dan sarapan,berangkat dari rumah Tanah Abang menuju Service HTML LA, dimana Titoservice, isi Pertamax Full tank di POM KS. Tubun.
08.30: Sampai lokasi,tapi karena aku jalannya agak kebablasan, service HTML-nya kelewat, mo puter balik agak jauh, akhirnya aku janjian sama Tito, aku nunggu di halte bis smun 109 saja.
09.00: SMS Tito, memastikan perkembangan service-nya, dia jawab masih berjalan (pikiranku sudah agak kacau, wah pertanda touring yang kurang sukses neh)
09.30: aku konfirm tito lagi, katanya service dah mau beres sebentar lagi.
09.45: Tito kabarin service dah beres, dan nyuruh aku siap-siap aja (aku bialng aku dah siap dari tadi neh)
10.15: Tito baru muncul, wah ini mah gaswat neh, 60% gak bakal kekejar pikirku, tapi gak apalah di coba aja.
10.15: Meninggalkan LA menuju Jl. Raya Bogor, lewat putaran Juanda, aku agak ragu solanya ini rute tidak biasa aku lewati
kalau touring ke bandung or Tasik. Biasanya rute yang aku lewati Tanah Abang-Slipi-Pancoran-Raya Bogor-Cibubur-Jonggol-Cianjur-Bandung. Tapi ini agak lain soalnya kalau lewat Juanda berati cibubur sudah kelewat, harus puter balik ke cibubur atau cari jalan lain menuju jonggol, kalau lewat puncak sudah lebih jauh lagi dah.
10.30: Akhirnya setelah tanya-tanya tukang ojek, ketemu juga jalan menuju jonggol selain cibubur, walaupun sempat muter-muter dulu, yaitu lewat cibinong-cileungsi bogor.
11.10: Akhirnya ketemu juga jalan jonggol, kami langsung tancap gas, eh di perempatan cibarusah macet total, aku gak ngelihat bahwa itu persimpangan kiri karawang, kanan cinajur, karena kehalang mobil2 gede. Kalau Tito ngikutin aku aja, karena ini Touring perdana dia ke luar kota. Aku ngikutin jalan saja, cari-cari jalan kosong di sela-sela mobil, makin lama jalan kok makin jelek pikirku, perasaan jalan jonggol hampir bagus semuanya.
11.30: Aku berhenti, disamping karena hujan, aku yakin ini bukan jalan yang biasanya aku lalui, ngasih tahu ke Tito ini salah jalan, tapi lewat sini bisa juga, cuman resikonya jalannya jelek, kalau puter balik lebih jauh lagi.
11.35: Akhirnya setelah beberapa pertimbangan kami melanjutkan memakai jalan itu menuju Cianjur, memang betul makin jauh jalanannya makin jelek, lebih jelek dari yang aku pikir, banyak batu kerikilnya, sudah gitu sempit, walhasil kami hanya bisa memacu laju motor kami pada kecepatan 20-30 km/jam.
12.30: Dengan susah payah akhirnya kami samapi juga ke Cianjur, jalanan makin bagus, maka dengan leluasa kami bisa memacu si kuda hitam dengan lebih cepat lagi. Tapi yah itu tadi, kalau pas macet gak bisa ngapa-ngapain lagi, kecuali bersabar,tapi terkadang ngegerutu.
14.00: Sampai Cimahi, lenyap sudah untuk bisa sampai ke tujuan utama resepsinya Gibril, wong di undangannya saja sampai jam 14.00, tapi gak masalah, masih ada tujuan lainnya kok.
14.30: Sampai di persimpangan jl padjadjaran, salahnya kami sebelumnya tidak make sure mau ngambil jalur mana, IP(Istana Plaza),Kota,or leuwi Panjang. Pas lampu merah aku langsung membelokan motor ke jalur IP, di IP kira2 10 menit sempat nunggu Tito tapi gak muncul2.aku telp gak diangkat2 mungkin gak kedengeran, aku sms aja bahwa aku lewat IP, Ply Over-Gasibu-Cicadas-Kircon-Gatsu-SM.
15.00: Aku nyampe BSM, aku sms Gibril minta maaf tidak bisa hadir, aku dah berusaha datang tapi gak keburu, percuma datang juga pasti acara sudah selesai. Trus telp zibank, mastiin dia ada, sebab kalau2 kemalaman aku mau numpang istirahat di rumah dia, lahamdulillah zibank gak ada acara keluar.
15.10: Dapat telp. dari Tito nanyain posisi dimana,ternyata tadi dia kejebak di lampu merah persimpangan jl padjadjaran jadi gak bisa belok ngikutin aku, dia ngambil jalan lurus, ya udah aku suruh langsung aja ke BSM.
15.20: Lapar juga neh, setelah memarkir motor, lihat-lihat sekeliling BSM, ada KFC, langsung aja menuju kesana, langsung pesen paket nasi.
15.30: Tito datang, rupanya dia lapar juga, di pesen juga paket nasi, gak jadi makan di resepsinya Gibril, akhirnya makan di KFC.
16.00: Cari mushola, sholat ashar plus jama' sholat dzuhur, ngobrol2 sebentar, Tito rencananya mau langsung balik ke jakarta, tapi sebelumnya mo beli batagor yang di jalan veteran. Tapi kalau aku masih ada sedikit urusan dan kemungkinan nginep di
zibank, pluang besok pagi.
16.30: Kami berpisah, Tito langsung pulang ke Jakarta via batagor veteran, aku membeli sedikit oleh2 buat seseorang, dan langsung menuju tempat tujuan
17.00: Sampai di tempat tujuan, ngobrol ngalor ngidul, terasa waktu begitu cepat yah..., tahu2 sudah maghrib, numpang sholat maghrib, konfirm ke zibank, alhamdulillh dia ada di rumah.
18.30: Menuju rumah zibank
19.00: Sampai rumah zibank,ngobrol2, makan nasi goreng di leuwi panjang,sholat isya, tidur.

Minggu, 17 Desember 2006
04.00: Bangun tidur, mandi sholat shubuh, cek hp, ada sms dari gibril yang dikirm jam 22.50: isinya kurang lebih begini "GW ada di hotel horizon sampe senin R 418.kesini aja bro tapi bawa makanan sendiri disini mahal. Oke bro." sms belum sempat di bales.
04.30: HP-ku bunyi, abang-ku telp dari Jakarta, kalau bisa buru2 pulang ke Jakarta ada sedikit urusan.
05.00: SMS Gibril, gak bisa mampir ke hotel, karena disamaping harus buru2 balik ke jakarta, gak tega masa gangguin orang bulan madu, tar kepengen lagi he...69x
06.20: Setelah persiapan dan sarapan, aku langsung, cabut ke Jakarta, alhamdulillah lancar, sempet isi bensin di cibubur, cari pertamax gak ada akhirnya dari pada tidak, isi premium deh.
10.00: Sampai tujuan, langsung cuci motor dulu, karena motor dekil banget deh.
11.00: Alhamdulillha Sampai rumah, langsung tidur capek banget bro.

Selamat buat Gibril, semoga pernikahannya barokah, thanks buat Tito, kita bisa touring lagi kapan2, tapi persiapannya harus matang bro, spesial thanks buat zibank atas tumpangan, teh botol dan nasi kuningnya, moga kebaikan nt dibales Alloh swt ammien.

Read More..

Sholat Dzuhur Di Istiqlal

Sejak kepindahan kantorku dari daerah Thamrin Jakarta Pusat ke Daerah Pasar Baru Jakarta Pusat, setiap dzuhur aku selalu sholat dzhuhur di masjid istiqlal masjid kebanggaan bangsa. Maklum jaraknya cukup dekat dari kantorku hanya beberapa puluh meter saja. Jadi sehabis makan siang aku langsung menuju masjid terbesar di indonesia ini.

Sebelumnya pintu masuk mesjid yang dibuka kecuali hari jum'at hanya beberapa saja, di sebelah utara hanya pintu depan gereja katedral saja yang dibuka, sementara yang lainnya ditutup. Hal ini katanya demi keamanan, padahal kantorku ada di dekat halte busway Juanda, jadi lumayan jauh harus jalan ke arah pintu katedral. Tapi tak masalah, toh katanya setiap langkah ke mesjid akan dihitung kebaikan dan pahala, tapi ya itu kalau tengah hari lumayan panas dan berkeringat, dan pulang ke kantornya suka agak telat. Tapi alhamdulillah belakangan ini pintu arah juanda di buka setiap menjelang sholat, rupanya banyak yang usul untuk dibuka, sebab dari arah sini banyak jamaah yang tidak jadi masuk mesjid gara-gara masuknya harus muter-muter.


Sholat dzuhur di mesjid istiqlal memang lebih asyik, dibanding di mushola kantorku yang kecil dan harus antri. Disana bisa ikut berjamaah, tempatnya lebih sejuk, dan sehabis sholat selalu ada tausyiah dengan materi yang beragam dan ustadz yang berbeda pula. Banyak ilmu dan wawasan keagamaan yang aku dapat dari sini.

Setiap ustadz selesai menyampaikan materi ceramahnya, selalu diadakan sesi tanya jawab. Subhanalalloh cukup antusias juga para mustami' untuk bertanya, terutama ketika ada peristiwa-peristiwa yang booming seperti adanya perbedaan sholat idul fitri pada tahun 2006 ini, dan pligaminya Aa Gym. Pada sesi ini sampai-sampai panitia harus menambah waktu untuk seasion tanya jawab. Ternyata jamaah yang ikut tidak hanya berasal dari daerah Jakarta saja, dari luar jakarta seperti Bekasi dan Bogor juga banyak yang mengikuti kajian setiap dzuhur ini.

Sejuk dan nyamannya masjid istiqlal rupanya dimanfaatkan oleh para karyawan dan musafir untuk beristirahat dan dan melepas kepenatan dengan tiduran disana. Sampai para keamanan masjid hampir setiap hari merapihkan orang-orang yang tidur siang di mesjid, supaya tidak tidur di karpet mesjid. Tidur sebenarnya tidak dilarang asal di koridor mesjid yang tidak berkarpet. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi jamaah yang
melakukan sholat, karena saat tidur kita tidak tahu apa yang keluar dari mulut kita, dan sudah barang tentu akan mengotori karpet yang biasanya dipakai sholat tentunya.

Read More..

Seputar Masalah (maaf) Kentut

1. Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas
yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri
dalam perut.

2. Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam
kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus).
Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus
menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen.
Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak
udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.
Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas
lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya
tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak
sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).

3. Kenapa kentut berbau busuk ?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini
mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan
anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut,
& makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam
memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi
volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi
tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda, hi..hi....)

5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses
pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran
gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri
yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya,
tapi SBD (Silent But Deadly).

6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan
perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya
ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus
menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk
gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar
anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung
jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan
menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg
rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).

8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke
hidung orang lain ?
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin,
berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'.
Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya
berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti
mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya.
Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil,
konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama
sampai akhirnya diserap dinding.

9. Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa
kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan
kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. (Makanya
kentut perempuan lebih bau, ha..ha....)

11. Saat apa biasanya orang kentut ?
Pagi hari di toilet. yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya
bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb
(raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus
langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang
kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).

13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft
drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas
di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
Tidak... sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut.
Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang
diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor.. Tapi bermigrasi ke
bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan
lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam
mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru
karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi
mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor)

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada. .. konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas
untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan
protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini
lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang
memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi
relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada
anjing).

19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau
mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut,
sebaiknya dikurangin)

20. Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan
ketahuan siapa yang kentut.

21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).

22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya,
jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.



sumber: anonim

Read More..

Tanda-tanda Lemah Iman dan Kiat Untuk Mengatasinya

Tanda-tanda Lemah Iman

1) Terus menerus melakukan dosa dan tidak merasa bersalah
2) Berhati keras dan tidak berminat untuk membaca Al-Qur'an
3) Berlambat-lambat dalam melakukan kebaikan, seperti terlambat untuk melakukan shalat
4) Meninggalkan sunnah
5) Memiliki suasana hati yang goyah, seperti bosan dalam kebaikan dan sering gelisah
6) Tidak merasakan apapun ketika mendengarkan ayat Al-Qur'an dibacakan, seperti ketika Allah mengingatkan tentang hukumanNya dan janji-janjiNya tentang kabar baik.



7) Kesulitan dalam berdzikir dan mengingat Allah
8) Tidak merasa risau ketika keadaan berjalan bertentangan dengan syari'ah
9) Menginginkan jabatan dan kekayaan
10) Kikir dan bakhil, tidak mau membagi rezeki yang dikaruniakan oleh Allah
11) Memerintahkan orang lain untuk berbuat kebaikan, sementara dirinya sendiri tidak melakukannya.
12) Merasa senang ketika urusan orang lain tidak berjalan semestinya
13) Hanya memperhatikan yang halal dan yang haram, dan tidak menghindari yang makruh
14) Mengolok-olok orang yang berbuat kebaikan kecil, seperti membersihkan masjid
15) Tidak mau memperhatikan kondisi kaum muslimin
16) Tidak merasa bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu demi kemajuan Islam
17) Tidak mampu menerima musibah yang menimpanya, seperti menangis dan meratap-ratap di kuburan
18) Suka membantah, hanya untuk berbantah-bantahan, tanpa memiliki bukti
19) Merasa asyik dan sangat tertarik dengan dunia, kehidupn duniawi, seperti merasa resah hanya ketika kehilangan sesuatu materi kebendaan
20) Merasa asyik (ujub) dan terobsesi pada diri sendiri

Hal-hal berikut dapat meningkatkan keimanan kita:
1) Tilawah Al-Qur'an dan mentadabburi maknanya, hening dan dengan suara yang lembut tidak tinggi, maka Insya Allah hati kita akan lembut. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, yakinkan bahwa Allah sedang berbicara dengan kita.
2) Menyadari keagungan Allah. Segala sesuatu berada dalam kekuasaannya. Banyak hal di sekitar kita yang kita lihat, yang menunjukkan keagunganNya kepada kita. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendakNya. Allah maha menjaga dan memperhatikan segala sesuatu, bahkan seekor semut hitam yang bersembunyi di balik batu hitam dalam kepekatan malam sekalipun.
3) Berusaha menambah pengetahuan, setidaknya hal-hal dasar yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berwudlu dengan benar. Mengetahui arti dari nama-nama dan sifat-sifat Allah, orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang berilmu.
4) Menghadiri majelis-majelis dzikir yang mengingat Allah. Malaikat mengelilingi majels-majelis seperti itu.
5) Selalu menambah perbuatan baik. Sebuah perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah akan memudahkan jalan bagi seseorang yang bershadaqah dan juga memudahkan jalan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Amal-amal kebaikan harus dilakukan secara kontinyu.
6) Merasa takut kepada akhir hayat yang buruk. Mengingat kematian akan mengingatkan kita dari terlena terhadap kesenangan dunia.
7) Mengingat fase-fase kehidupan akhirat, fase ketika kita diletakkan dalam kubut, fase ketika kita diadili, fase ketika kita dihadapkan pada dua kemungkinan, akan berakhir di surga, atau neraka.
8) Berdo'a, menyadari bahwa kita membutuhkan Allah. Merasa kecil di hadapan Allah.
9) Cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala harus kita tunjukkan dalam aksi. Kita harus berharap semoga Allah berkenan menerima shalat-shalat kita, dan
senantiasa merasa takut akan melakukan kesalahan. Malam hari sebelum tidur, seyogyanya kita bermuhasabah, memperhitungkan perbuatan kita sepanjang
hari itu.
10) Menyadari akibat dari berbuat dosa dan pelanggaran. Iman seseorang akan bertambah dengan melakukan kebaikan, dan menurun dengan melakukan
perbuatan buruk.
11) Semua yang terjadi adalah karena Allah menghendaki hal itu terjadi. Ketika musibah menimpa kita, itupun dari Allah.
(dikutip dari millis daarut-tauhiid)

Read More..

Olah Raga Itu Penting Ya...


Bagaimana jadinya kalo tubuh ini tidak dibiasakan dengan berolah raga. Walaupun mungkin porsi olahraganya tidak sepertihalnya olahragawan ataupun atlet. Tubuh akan tidak terkontrol, kolesterol tingggi, otot jadi lembek. Dan yang terpenting kekebalan tubuh akan menurun, yang mengakibatkan tubuh akan mudah terserang berbagai jenis penyakit.

Islam ternyata jauh sebelumnya mengajarkan tentang olah raga ini, bahkan Rosulallah SAW, pernah berpesan kepada kita ummatnya, agar kita senantiasa mengajarkan generasi kita untuk memanah,berkuda dan berenang. Hal ini dimaksudkan supaya tubuh kita terampil dan terlatih.

Sama halnya dengan yang terjadi pada kebanyakan orang, termasuk diriku sendiri. Dulu sebelum hijrah ke Ibu kota ini, aku sempat bekerkerja di Kota kembang Bandung dan Kota Padi yang sekarang jadi kota industri Karawang. Disana pola hidupku cukup terjaga, dari makanan dan berolahraga rutin. Hasilnya alhamdulillah walaupun tidak pernah mengikuti kompetisi karena itu bukan targetku, kondisi tubuh jadi lebih terjaga, lebih fit, dan lebih kebal terhadap penyakit. Bekerjapun jadi lebih semangat dan berenergi.

Kini tiga bulan lebih aku harus bekerja di Ibu kota, aku akui sangat jarang sekali mengikuti kegiatan olah raga. Pernah suatu saat sekedar lari-lari kecil di akhir pekan ke Monas dan senayan, tetapi disana terlalu banyak pemandangan yang tidak sepantasnya dilihat, akhirnya aku di rumah saja. Pola makan pun kurang terkontrol, dan hasilnya kolesterolkupun naik tajam, badanku pun kurang fit, dan terutama perut menjadi buncit. Malahan suatu ketika aku menggendong Monic Putri temanku yang usianya baru 3 tahunan, dia meraba-raba perutku yang buncilt, sambil bilang "om..om..,diperutnya ada dedenya yah...?, " katanya dengan polosnya, aku nyengir aja.

Sabtu sore kemarin temanku ngajak ikutan olahraga fitnes, di pusat kebugaran yang tempatnya tidak begitu jauh dari tempat tinggalku. Aku ikutan saja, aku hanya mencoba beberapa alat saja yang berada disana. Walaupun sebelumnya pemanasan dahulu, dan porsi latihannya sangat ringan, tetapi mungkin karena sudah lama tidak berolahraga, keringatku sangat banyak dan nafasku lumayan ngosngosan.

Kami latihan hanya sekitar dua jam, itupun diselangi dengan banyak istrahar. Malam harinya tubuhku serasa remuk dan pegal-pegal, terutama tangan kiriku susah digerakan, sampai beberapa kali aku terbangun dan harus menggosok tangan kiriku dengan balsem anti nyeri. Subhanalloh, ternyata tubuh ini sangat lemah kalau tidak terlatih, malahan sampai hari ini pegal-pegal dipunggungku masih sangat terasa. Padahal porsi latihan seperti ini sudah biasa aku lakukan sebelumnya ketika aku di Karawang. Mungkin karena sudah tiga bulan lebih tidak dilatih kali yah...

Sangatlah pantas islam mengajarkan "Mukmin yang kuat lebih bagus dan lebih dicintai oleh Alloh daripada mukmin yang lemah." Yuk cintai tubuh kita dengan rajin berolahraga ...!

Read More..

Gathering di Puncak


Setiap satu tahun sekali perusahaan kami selalu mengadakan Gathering. Pada tahun 2006 ini kami mengadakannya di puncak, walaupun banyak yang tidak ikut,tetapi acara masih tetap seru kami berangkat dengan 5 Bis, ke Via Renata Puncak. Banyaknya yang tidak ikut dikarenakan ini bukan Family Gathering,artinya tidak diperkenankan membawa anggota keluarga yang lain, so kebijakan ini membuat yang punya keluarga apalagi anak kecil, harus berfikir ulang, atau mencuri-curi waktu agar bisa ikut. Tetapi bagikaryawan yang tidak mau melewatkan waktu liburannya dengan keluarga mereka kebanyakan memutuskan tidak ikut.

Dari total keseluruhan karyawan pada perusahaan kami hanya sekitar 40-50 persennya-nya saja yang mengikuti Gathering ini, itupun didominasi oleh karyawan yang muda2 dan kebanyakan belum berkeluarga. Aku juga tadinya sempat mau tidak ikut, bukan alasan keluarga, karena aku belum berkeluarga:), tapi karena seragam yang dikasih panitia,belum sempat aku pakai sudah luntur karena aku merendamnya kelamaan...:-D. Tapi alhamdulillah punya ide bisa diakali dengan memakai jaket casual, karena yang kena hanya tangan dan
kerahnya saja, so masih bisa ditutupi dengan jaket, jadi kemana2 aku tidak lepas jaket,kebetulan juga di puncak dingin.

Acara ini sangat seru. Kami berangkat bersama-sama dari kantor pusat di Jakarta, Sabtu 18 November 2006 pukul 07.00. Lima Bis kami meluncur beriringan menuju via Renata Puncak. Alhamdulillah di Jalan kami tidak menemui hambatan berarti dan kemacetan, walaupun pada
senin, 20 November 2006, Presiden Bush mau datang ke Kota Bogor. Sampai di Tujuan kurang lebih pukul 10.00 WIB, kami belum bisa masuk penginapan karena check in-nya pukul 17.00 WIB. Barang-barang kami sementara ditinggal didalam Bis, kami menuju Aula tempat acara
utama diselenggarakan.

Disana kami langsung mengadakan Upacara Pembukaan dan bagi2 doorprize, seru deh. Karena doorprizenya banyak banget dari sekitar 250 orang yang ikut, doorprizenyaada 180-an. Aku juga berharap dapat doorprize, mudah2an bisa dapat doorprize yang bagus. Tapi sudah
lah,namanya juga doorprize-nya lebih sedikit dari peserta yang datang ya pasti ada yang tidak kebagian, walaupun mayoritasnya bakal kebagian.

Setelah acara pembukaan dan bagi-bagi doorprize part I, acara dilanjutkan dengan sholat dzuhur dan makan siang. Tepat pukul 13.00 kami berkumpul kembali di AULA, kali ini kami akan melakukan suatu permainan Team Building, yang akan dipandu sebuah EO. Kami dibagi dalam 10 kelompok, yang setiap kelompok terdiri dari kurang lebih 20-orang, tiap kelompok didampingi oleh satu orang pendamping dari EO yang akan mengarahkan kami dalam acara dilapangan.

Sampai dilapangan kami sudah di tungggu oleh beberapa EO disana, dan telah disiapkan 5 permainan. Setiap permainan harus dimainkan oleh sekitar enam orang. So kita harus mengatur strategi supaya fisik kita tidak drop dengan sistim rotasi, karena disamping panas,
permainannya cukup nyita waktu dan tenaga. Setiap permainan akan mempunyai poin tersendiri, dan poin itu akan ditukar dengan Uang lokal, dan uang itu akan dibelanjakan dengan bahan bangunan untuk membuat suatu Resident (Ceritanya..he..he..).

Pada akhirnya yang bisa membangun bangunan yang indah, kuat dan nyaman serta sanggup menekan cost seminimal mungkin, dia akan jadi pemenang. Maka kami harus bisa membelanjakan uang dengan efektif dan efisien, sesuai kebutuhan. Maka dari itu kerjasama team, mulai dari yang bagian belanja, arsitek, konstruksi, desain eksterior dan interior dll. Dari permainan ini, nantinya akan diadakan penilaian, rumah terindah, rumah pavorit,rumah masa depan,rumah harapan,dan rumah terburuk.

Selesai acara pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya pukul 15.30 break untuk sholat ashar. Kami langsung menuju tempat peristirahatan. Kebetulan sudah boleh check in hotel, kami mandi, sholat maghrib, dan istirahat sebentar sampai sholat isya, setelah itu acara gathering dilanjutkan lagi di AULA.

Sambil makan malam acara diisi dengan pembagian doorprize II, sudah hampir 50 dari total 180 doorprize yang ada di bagikan, tapi kok namaku belum keluar yah(pikirku, oo..mungkin akan dapat hadiah utama kali, sambil menghibur diri,soalnya makin belakang hadiahnya makin heboh lho...:-D).

Selesai makan malam acara dilanjutkan dengan sambutan dari Owner perusahaan kami Bp Herry, yang pada waktu pembukaan tadi siang belum sempat datang, karena masih di Singapur. Tetaapi kali ini acaranya rilex,settingan meja pun didesain panitia untuk 4 orang 4 orang, biar kami membaur dan kesan kekeluargaannya lebih kental.

Setelah sambutan ada beberapa penampilan seni dari perwakilan divisi, dan penghargaan kepada karyawan yang sudah mempunyai masa kerja 10 tahun, acaranya campur aduk ada hebohnya ada pula mengharukannya.

Setelah itu adapula pengumuman pemenang pembangunan Resident, kelompok kami biarpun tidak dapat rumah terindah, terpavorit dan rmah masa depan, tapi tidak sampai dapat rumah terburuk, yah.. lumayan dapat rumah harapan, hasil kerja keras team dan hadiahnyapun kita
bagi rata.

Seperti biasa setiap acara selalu diselingi dengan Fun Game dan pembagiain doorprize. Waktu sudah menunjukan pukul 21.30 WIB, tiba-tiba nama ku dipanggil, toha 1032 katanya, wah ternyata aku dapat juga doorprize, eh... dapat Water Dispenser lagi, agak kurang diharapkan doorprize yang satu ini, maklum waktu bulan Ramadhan lalu pada acara buka bersama aku dapat dispenser juga, disamping 2 dispenser sebelumnya pun belum kepake, wah bisa buka toko dispenser neh pikirku. Tapi syukur alhamdulillah walau tidak mendapatkan kulkas,TV,Camera digital,Mesin Cuci dll, tapi setidaknya aku masih dapat doorprize, dibanding
sebagian teman2ku yang tidak kebagian sama sekali.

Setelah namaku kepanggil dan langsung kupon didaftarkan kepanitia, karena hadiahnya disimpan dikantor dan nanti diambil di kantor pada hari kerja. Acara makin heboh, tapi aku tidak terbiasa tidur terlalu larut malam, maka aku pulang sendirian ke hotel, toh udah dapat doorprize ini pikirku...:).

Sampai di Hotel masih sepi, karena yang lain masih mengikuti acra di AULA, aku nonton bola sebentar n langsung tidur, wah dingin juga udara puncak.

Pagi-pagi sekali acara disisi dengan pertandingan olah raga, ada bulu tangkis,bola voli,tenis meja,sepak bola, ada juga yang berenang atau sekedar jalan-jalan. Aku sendiri tadinya mau ikut sepak bola, tapi karena datang ke lapangannya terlambat, akhirnya cuman nonton saja.

Selesai acara olah raga, kami sudah disiapkan sarapan di Aula, ada tiga menu sarapan,nasi kuning plus gulai ayam,bubur ayam spesial, dan roti bakar. Aku sendiri pilih nasi kuning, enak juga rasanya, sangat berbeda dengan nasi kuning yang biasa aku beli dekat rumahku.

Sambil sarapan acara disi dengan hiburan dan pembagian doorprize, makin akhir doorprize makin seru karena barang-barang yang nilainya lumayan besar diberikan di akhir sesi, tapi kalau aku tidak mungkin dapat lagi karena sudah dapat tadi malam, yaitu sebuah dispenser.

Selesai acara hiburan dan pembagian doorprize terakhir, acara dilanjutkan dengan ceramah motivasi dan management dari Pak Tumbur Tobing, seorang trainer yang diundang pada acara ini. Tema yang disampaikan sangat menarik, karena disamping seorang trainer beliau juga seorang praktisi dalam dunia bisnis. Acara selesai pukul 12.00, setelah itu kami Sholat dzuhur
dan makan siang.

Setelah acara sholat dzuhur dan makan siang, kami semua packing barang-barang kami di hotel untuk check out. Sementara yang hobi belanja diberikan kesempatan untuk belanja sampai jam 14.00 WIB.

Tepat pukul 14.00 WIB kami semua meninggalkan kawasan puncak menggunkana Bis yang kemarin, Good by Puncak, Well Come To Jakarta.

Read More..

Semangat Pak Tua


Sebut saja Pak Mar, begitu teman-teman akrab memanggilnya, saya kenal sama belau baru Tiga hari yang lalu,tepatnya 18 November 2006, ketika Group Perusahaan-ku mengadakan E-Gathering di Puncak. Pak Mar salah satu karyawan di anak perusahaan, yang masih satu Group dengan perusahaan tempatku bekerja. Pertama aku melihat beliau ketika kami akan naik Bis, kebetulan saya dengan Pak Mar satu Bis.

Kesan pertama saya melihat beliau cukup kaget juga, kok masih ada karyawan sesenior ini?, maklum saja di tempat-tempat kerja sebelumnya teman-teman saya kebanyakan masih muda, rata-rata seusiaku, paling senior usianya 50 tahun-an,itupun posisinya sudah boss atau ownernya.

O.. iya saya bejerja diperusahaan ini baru 3 bulan-an, jadi belum banyak teman yang saya kenal, apalagi dari anak perusahan yang lain, di tambah lagi anggota Bis kami dibaur, jadi tidak mengelompok berdasarkan anak perusahan atau divisinya, sudah barang tentu kebanyakan orang yang satu Bis tidak saya kenal sebelumnya.

Tetapi yang menarik pehatian saya, ya Pak Tua itu tadi, yang akrab dipanggil Pak Mar. kelihatan dari raut mukanya selalu cerah, berseri, langkahnya tegap, giginya masih putih bersih, walau kedutan diwajahnya tidak bisa menutupi beliau dari usia yang sesungguhnya.

Ketika Bis mau berangkat saya melihat beliau sibuk dengan handphon-nya, ternyata dia sedang menerima telepon dari sang istri tercinta, menanyakan kabarnya apakah sudah sampai atau belum. Maklum kami harus berkumpul dan berangkat dari kantor pusat pukul 06.00 pagi. Tadinya saya mau menyempatkan diri ngobrol dengan beliau di Bis, tetapi karena kami tidak satu tempat duduk, akhirnya saya urungkan niat untuk ngobrol-ngobrol dengan beliau.

Tiba malam Gathering pas kami makan malam, saya duduk sendirian di meja makan yang sudah di setting panitia dengan masing-masing 4 kursi duduk. Tiba-tiba ada seseorang yang datang dan menyapaku, "selamat malam, mamaf kursi ini kosong?, boleh saya duduk disini?", reflek saya jawab, oh.., kosong Pak, silahkan Pak", ternyata yang menyapa itu pak Mar, wah kebetulan neh, gumam saya, sedari siang saya mencari-cari kesempatan untuk sekedar ngobrol-ngobrol dengan beliau. Pak Mar menyantap makanannya dengan lahapnya, kalau saya sudah sedari tadi selesai makan.

Selesai Pak Mar menghabiskan makanannya, saya mencoba membuka pembicaraan, "Bapak nginap di kamar berapa?", "Saya dikamar 311" jawabnya. Kemudian pembicaraan kami sangat panjang lebar, dari mulai pekerjaan, keluarga, dan masalah-masalah yang lainnnya, yang menjadi pelajaran sangat berharga bagi saya, dimana usia saya tidak mencapai 1/2-nya dari usia beliau.

Dari obrolan itu saya jadi tahu bahwa Pak Mar merupakan karyawan paling senior di Group Perusahaan kami, beliau sudah bergabung sejak perusahaan ini buka, kurang lebih 20 tahun yang lalu. Usia beliau sekarang sudah 72 tahun (mungkin sesuisa dengan Almarhum kakek saya), mempunyai satu istri yang tinggal di Rumah kontrakan di Depok. Jadi Pak Mar tiap hari PP Depok-Jakarta naik Kreta Express.

Sempat saya tanya kenapa tidak cari kontakan di Jakarta aja yang dekat dengan kantor, katanya disamping kontrakan di Jakarta mahal, istrinya tidak betah tinggal di Jakarta. Sementara ketiga anaknya sudah berkeluarga semuanya dan tinggal di Bandung.

Yang menarik perhatian saya ketika saya tanya kenapa diusia yang sudah 72 tahun masih tetap semngat bekerja. Beliau menjawab, habis mau ngapain lagi di rumah, anak bahkan cucu sudah besar-besar, saya ini tidak terbiasa diam dirumah, walaupun anak-anak saya menyarankan untuk tinggal saja di rumah mereka, tapi saya tidak mau, anggap saja setiap pekerjaan kita ini sebagai ibadah, niatkan ikhlas saja sebagai amal sholeh, insya alloh akan bernilai pahala.., bukankah yang namanya ibadah tidak hanya sekedar sholat dan yang tertuang dalam rukun Islam dan Rukun Iman?, subhanalloh..., mungkin itu rahasia Pak Mar yang selalu kelihatan semangat, ceria, energik dan tanpa beban, dan beliau masih mampu mengikuti semua kegiatan yang di pandu oleh sebuah EO, padahal kegiatannya cukup menyita banyak tenaga dan memerlukan fisik yang kuat, tetapi Pak Mar sanggup dan mampu mengikuti semua kegiatan.

Dan satu lagi yang membuat saya kagum dengan beliau, dari obrolan kami, diusianya yang keduanya sudah senja, beliau sangat sayang sekali kepada istrinya begitupun sebaliknya. Itu dibuktikan dengan istrinya yang selalu telpon menanyakan kabar Pak Mar. begitupun sebaliknya, ketika beliau dapat doorprize berupa sebuah payung, walau hanya sebuah payung beliau sangat gembira, wah kebetulan katanya, ini buat istri saya, payung di rumah sudah rusak. Subhanalloh, mungkin ini yang Alloh maksud kasih sayang sesuai firmanNya di dalam Al-qur'an “...dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan dan rahmat-Nya ialah bahawa ia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki) isteri dari jenis kamu sendiri supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya dan dijadikan-Nya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih-sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan- keterangan (yang menimbulkan kesedaran bagi orang yang berfikir)...”.(ar-Rum: 21).

Sempat terbersit dalam pikiran saya, apa iya setiap saya berangkat untuk bekerja saya niatkan ikhlas semata-mata untuk ibadah?, malahan yang terpikir yang lain-lain, seperti takut kena sangsi, supaya dapat bonus, supaya tetap dipakai sama boss dll. Dan kalau Alloh menakdirkan panjang umur kepada saya, di usia senja nanti akankah saya masih semangat seperti halnya Pak Mar?, bagaimana dengan Anda...?

Jakarta, 21 November 2006

Read More..

Pikiran Yang Hening

Pejamkan mata anda. Amati apa yang terlintas dalam benak anda. Barangkali anda melihat berkelebat-kelebat bayangan. Mungkin anda menemukan kesenangan, ketakutan atau keinginan anda. Mungkin juga anda mendapati imajinasi, perasaan dan emosi anda.

Itu semua adalah bentuk-bentuk pikiran anda. Ia melompat-lompat kesana kemari. Bagai kuda liar bertera baja panas di pahanya. Tak mudah ditangkap. Namun anda bisa mengamatinya dan sedikit demi sedikit menenangkannya. Hingga anda mapu melampirkan tali kendali dan menunggaginya.

Hampir setiap sudut hidup kita berkenaan dengan pikiran kita. Pikiran menguasai banyak tindakan dan sikap. Namun, pikiran, seperti yang anda lihat dalam pejaman mata, sangat mudah berkeliaran. Jangan biarkan pikiran liar menguasai diri anda. Berkonsentrasilah untuk memusatkan pikiran, dan menenagkan pikiran.

dalam keheningan pikiran, anda tidak hanya menemukan fenomena yang luar biasa. Justru keheningan pikiran itu adalah fenomena yang luar biasa itu.

Read More..

JODOH

Orang-orang optimis selalu berkata, jodoh kita adalah apa yang kita usahakan, bukan semata-mata pemberian dari Tuhan. Jika kita yankin dan berusaha, kita bisa mendapatkan jodoh yang kita inginkan. Seorang pria telah berpacaran dengan gadis impiannya selam bertahun-tahun, dan dia yakin bahwa gadis itu adalah jodohnya. Selama pacaran badai dan karang telah mereka lalui bersama. Tak ada apapun didunia yang dapat mebatalkan pernikahan mereka berdua.

Pada hari yang telah ditentukan, upacara pernikahan mereka diselenggarakan dengan cara yang sangat meriah. sang pria dengan bagga menunjukan kepada teman dan kerabat, dia bisa menikahi gadis impiannya. Beberapa tahun kemudian seorang teman mendapati pria itu duduk sendirian di taman. Setelah berbincang-bincang teman tersebut baru mengetahui bahwa dia telah bercerai dengan istrinya karena suatu alasan yang tidak disebutkan. Sang teman mencoba menghibur dengan menceritakan pengalaman hidupnya. Bertahun-tahun dia mencintai seorang gadis dan berupaya keras untuk menikahinya, tapi dengan berbagai macam alasan dan rintangan, ia harus say goodbye kepada mimpi dan berpisah dengan gadis itu. Beberapa waktu kemudian, dia pun bertemu tanpa sengaja dengan seseorang yang kini menjadi ibu dari anak-anaknya.

Jodoh adalah rahasia Tuhan. Kita tidak akan pernah tahu, apakah suami, istri, atau kekasih kita saat ini adalah benar-benar soulmate atau jodoh kita. Tuhan telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, sebagaimana yang telah disebutkan dalam kitab suci. Masalahnya apakah kita bisa menemukan belahan jiwa itu. Kita mungkin tidak pernah menyadari bahwa jodoh kita sebenarnya adalah orang yang selama ini ada didepan kita, cuma kita yang terlalu 'sibuk' mencari bahkan kebelahan dunia yang berbeda sekalipun. Tidak ada salahnya sama sekali jika kita berusaha mendapatkan orang yang kita inginkan. Hanya saja terkadang kita terlalu optimis dan sama sekali lupa bahwa ada faktor X, yaitu kekuatan ilahiyah (ketuhanan) yang sesungguhnya sangat menentukan dalam menentukan proses pencarian kita.

Berdo'alah kepada sang pencipta, apabila kita telah menemukan seseorang yang kita harapkan, atau apabbila telah menikah dan dikaruniai putra-putri, atau bahkan belum menemukan belahan hati, semoga orang yang akan bersama kita saat ini adalah jodoh kita, sekarang dan selamanya.

Read More..

Melawan Diri Sendiri

Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun,kemenangan atas diri sendiri. Berpacu dijalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakukan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tempat start.

Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasila sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.

Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk untuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan record-nya sendiri tak peduli apakah pelari yang lain akan menyusul dia atau tidak. Tak peduli dimana dan siap lawan-lawannya ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.

Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain. Karenanya, ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan.

Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir.(WA Nance)

Read More..

Cermin Anak

Suatu ketika disebuah sekolah, diadakan pementasan drama. Pentas drama yang meriah, dengan pemain yang semuanya siswa-siswi disana. setiap anak mendapat peran, dan memakai kostum sesuai dengan tokoh yang mereka perankan. Semuanya tampak serius, sebab Pak Guru akan memberikan hadiah kepada anak yang tampil terbaik dalam pentas.

Di depan panggung, semua orang tua murid ikut hadir dan menyemarakkan acara itu.

Lakon drama berjalan dengan sempurna. Semua anak tampil dengan maksimal. Ada yang berperan sebagai petani, lengkap dengan cangkul dan topinya, ada juga yang menjadi nelayan, dengan jala yang disampirkan dibahu. Di sudut sana, tampak pula seorang anak dengan raut muka ketus, sebab dia kebagian peran pak tua yang pemarah, sementara disudut lain, terlihat anak dengan wajah sedih, layaknya pemurung yang selalu menagis. Tepuk tangan dari para orangtua dan guru kerap terdengar, di sisi kiri dan kanan panggung.

Tibalah kini akhir dari pementasan drama. Dan itu berarti, sudah saatnya Pak Guru mengumumkan siapa yang berhak mendapat hadiah. Setiap anak tampak berdebar dalam hati, berharap mereka terpilih menjadi pemain drama yang terbaik. Dalam komat-kamit mereka berdo'a, supaya Pak Guru akan menyebutkan nama mereka, dan mengundang keatas panggung untuk menerima hadiah. Para orangtua pun ikut berdo'a, membayangkan anak mereka menjadi yang terbaik.

pak Guru telah meaniki panggung, dan tak lama kemudian, dan taklama kemuadian ia menyebutkan sebuah nama. Ahha...ternyata, anak yang mejadi pak tua pemarah-lah yang menjadi juara. Dengan wajah berbinar, sang anak bersorak gembira. "Aku menang...", begitu ucapnya. Ia pun bergegas menuju panggung, diiringi kedua orangtuanya yang tampak bangga. Tepuk tangan terdengar lagi. Sang orang tua menatap sekeliling, menatap ke seluruh hadirin. Mereka bangga.

Pak Guru menyambut mereka. Sebelum memberikan hadiah, ia sedikit bertanya kepada sang "jagoan", "Nak kamu memang hebat, kamu pantas mendapatkannya, Peranmu sebagai seorang yang pemarah terlihat bagus sekali. Apa rahasiahnya yah, sehingga kamu bisa tampil sebaik ini? kamu pasti rajin mengikuti latihan, tak heran jika kamu terpilih menjadi yang terbaik," tanya Pak Guru. "Coba kamu ceritakan kepada kami semua, apa yang bisa membuat kamu seperti ini."

Sang anak menjawab, "Terimakasih atas hadiahnya Pak Dan sebenarnya saya harus berterimakasih kepada Ayah saya di rumah. Karena, dari Ayahlah saya belajar berteriak dan mejadi pemarah. Kepada ayahlah saya meniru perilaku ini. Ayah sering berteriak kepada saya, maka, bukan hal yang sulit untuk menjadi pemarah seperti ayah"

Tampak sang Ayah yamg mulai tercenung. Sang anak mulai melanjutkan, "..Ayah membesarkan saya dengan cara seperti ini, jadi peran ini, adalah peran yang mudah buat saya...."

Senyap, usai bibir anak itu terkatup, keadaan tambah senyap. Begitupun kedua orang tuan sang anak diatas panggung, mereka tampak tertunduk. Jika sebelumnya mereka merasa bangga, kini keadannya berubah. Seakan, mereka berdiri sebagai terdakwa, dimuka pengadilan. Mereka belajar sesuatu hari itu. Ada yang perlu diluruskan dalam perilaku mereka.(SWA)

Read More..

Tetaplah Bersemangat

Seringkali situasi berjalan tak sesuai kehendak. Atau mungkin meninggalkan anda. Mulai dari, promosi terhambat, usulan ditolak, hingga hal sepele: data komputer rusak. Semua itu bisa jadi mengecewakan dan getir. Anda dipersilahkan memilih sikap apapun yang anda mau, namun jangan samapai kehilangan semangat. Saat anda memeilih untuk tetap semangat dan posistif, sesungguhnya pilihan itu tak banyak. Pertahankanlah semangat anda meski situasi sulit dan tidak memihak anda.

Percayalah, anda takkan sanggup kecewa selama dua puluh empat jam terus-menerus. Pada saatnya semangat anda menemukan harapan baru. tetaplah optimis untuk mengerjakan sesuatu. Kesulitan itu hanya untuk sementara datang untuk pergi. janganlah kehilangan antusiasme dan semangat, karena itulah pegangan yang kokoh. Semangat adalah milik yang hakiki. Bukankah semangat adalah kata lain dari "spirit". sedangkan "spirit" adalah roh dan jiwa anda.

Read More..

Menyingkirkan Duri

Kita berbuat baik tentunya nukan untuk mengharapkan sesuatu. Karena kita sadar itulah peran yang harus kita mainkan. Adalah kewajiban kita untuk menyingkirkan duri dijalan yang sedang kita lalui, bukan saja agar tak melukai diri kita, namun untuk menjaga para pejalan lain.


Jadi, meski tak seorangoun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik anda, itu tak perlu mengecilkan arti kerja anda. Mungkin saja orang lain tak memahami kebaikan itu, karena mereka menganggap memang seharusnya anda melakukan itu. Maka, apatah artinya sebuah ucapan terimakasih. Biarkan saja kebaikan mengalir dari tangan anda. Dan, biarkan benak anda terbebas dari perasaan berjasa. Temukan arti pesan sang bijak, berikan derma dari tangan kanan seakan-akan tangan kirimu tak mengetahuinya.

Read More..

Saya Tidak Tahu

Menjadi cerdas, tidak berarti mengetahui segala jawaban. Terkadang, jawaban paling cerdas yang dpat anda katakan adalah "Saya tidak tahu". Diperlukan rasa percaya diri dan kecerdasan extra untuk mngetahui ketidaktahuan anda. Dan saat anda melakukannya, anda sedang dalam proses mempelajari jawaban sesungguhnya.


Seringkali, karena alasan kebanggaan dan mencegah rasa tidak aman, kita mengatakan tahu, padahal kita tidak tahu. Lewat cara ini kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar lebih lanjut. Percayalah, tidak ada salahnya anda tidak mengetahui suatu hal.

Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batasa pengetahuan anda. Mengetahui apa yang anda tahu dan mengetahui apa yang anda tidak tahu. Orang yang benar-benar cerdas adalah, orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat anda jawab. Orang yang benar-benar cerdas, adalah orang yang mau bertanya, mau belajar, mau bertumbuh.

Gunakan pengetahuan yang anda miliki, dan miliki prngrtahuan yang anda perlukan. Itu adalah jalan terbaik yang dapat anda tempuh.

Read More..